Malam Paskah

Bacaan I Kej 1:1-2:2; Kej 22:1-18;
kel 14:15-15:1;
Mzm 118:1-2,16ab-17,22-23;

Injil Markus 16:1-8

Setelah lewat hari sabat maria magdalena dan maria ibu yakubus serta salome memberi rempah-rempah untuk pergi ke kubur dan meminyaki Yesus dan pagi-pagi benar pada hari pertama minggu itu setelah matahari terbit pergilah mereka ke kubur. Mereka berkata seorang kepada yang lain Siapa yang akan menggulingkan batu itu bagi kita dari pintu kubur? tetapi ketika mereka melihat dari dekat tampaklah batu yang memang sangat besar itu sudah terguling Lalu mereka masuk kedalam kubur dan mereka melihat seorang muda yang memakai jubah putih duduk di sebelah kanan. Mereka sangat terkejut tetapi orang muda itu berkata kepada mereka Jangan takut kamu mencari Yesus orang Nazaret yang di salibkan itu Ia telah bangkit Ia tidak ada disini. Lihat inilah tempat mereka membaringkan Dia tetapi sekarang pergilah katakan kepada murid-muridNya dan kepada petrus Ia mendahului kamu ke Galilea disana kamu akan melihat Dia seperti yang sudah dikatakanNya kepada kamu. La lu mer eka ke luar dan lari menin ggal kan kubur itu sebab gentar dan das yat menimpa mereka mereka tidak mengatakan apa-apa kepada siapapun juga karena takut.. ( selengkapnya lihat Alkitab )


RENUNGAN
Saksi kebangkitanNya


maria magdalena beserta maria ibu yakubus
Peristiwa kebangkitan adalah peristiwa yang luarbiasa dalam kehidupan. Yesus sebagai yang sulung itu telah bangkit dan mengalahkan maut, itulah iman kita yang harus kita wartakan. Saudaraku yang terkasih hari ini kita dipanggil menjadi saksi kebangkitan itu, kebangkitan menjadi peristiwa Agung dan Suci. Inilah perayaan besar iman kita. Jika kita lihat peristiwa kelahiran adalah peristiwa yang biasa dalam artian yang sederhana namun kebangkitan Yesus ini sungguh menjadi peristiwa iman yang Luhur.
Maria magdalena, Maria ibu Yakobus serta salome adalah saksi dari kebangkitanNya, ketakutan menjadi reaksi awal mereka, apa yang mereka saksikan tentang makam yang kosong itu menjadi ketakutan tersendiri untuk mengatakan peristiwa ini kepada yang lain. Panggilan sebagai saksi kebangkitan itu telah dianugerahkan bagi kita saat ini. kita diyakinkan bahwa Yesus begitu dekat dengan hidup kita, bukan, bukan hanya saat hidup namun juga dalam peristiwa kebangkitanNya. Maut telah Ia hancurkan dan dalam kemenanganNya itu Ia menyertai perjuangan manusia di dunia ini.
Menjadi saksi di jaman ini adalah sebuah panggilan kita. Mutu hidup dan kehadiran kita hendaknya menjadi sarana kesaksian itu. Hal-hal sederhana dalam hidup kita yang dapat memberi inspirasi bagi orang lain juga menjadi modal untuk bersaksi. Yesus telah menganugerahkan keberanian bagi kita untuk bersaksi. Perjumpaan kita secara pribadi dengan Yesus hendaknya juga terwujud dalam kesaksian hidup kita. Menjadi permenungan kita bagaimana kita memaknai kebangkitanNya? Sudahkah kita menghayati panggilan sebagai saksi kebangkitanNya? Mari kita bermenung. Selamat Paskah.!

Post a Comment

 
Top